kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.700.000   20.000   0,75%
  • USD/IDR 17.890   8,00   0,04%
  • IDX 6.302   -72,08   -1,13%
  • KOMPAS100 823   -12,50   -1,50%
  • LQ45 627   -6,68   -1,05%
  • ISSI 217   -3,15   -1,43%
  • IDX30 351   -3,41   -0,96%
  • IDXHIDIV20 427   -2,06   -0,48%
  • IDX80 94   -1,35   -1,41%
  • IDXV30 117   -1,05   -0,89%
  • IDXQ30 111   -0,62   -0,56%

Angka ekspor 2017 memang tumbuh, tapi selama lima tahun terakhir masih menurun


Kamis, 08 Maret 2018 / 08:15 WIB

Reporter: Ragil Nugroho | Editor: Hasbi Maulana

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Presiden Joko Widodo (Jokowi) beberapa waktu lalu mengeluhkan kinerja ekspor Indonesia yang mini. Bahkan Jokowi mengancam bakal membubarkan Indonesia Trade Promotion Center (ITPC) Kementerian Perdagangan, lantaran dianggap tidak efektif dalam menggenjot kinerja ekspor negeri ini.

Neraca Perdagangan Indonesia 2013-2017
Neraca Perdagangan Indonesia 2013-2017

Memang, sepanjang 2017 lalu, nilai ekspor kita mencapai US$ 168,73 miliar. Angka ini tumbuh 16,21% dibanding pencapaian di 2016. Tetapi, jika dihitung selama lima tahun terakhir, angka tersebut justru turun 7,5%.

Perbandingan ekspor, penerimaan pajak, dan PDB 2013-2017
Perbandingan ekspor, penerimaan pajak, dan PDB 2013-2017

Ekspor Indonesia juga masih sangat bergantung pada komoditas bahan mentah. Misalnya, produk lemak dan minyak hewan nabati serta bahan bakar mineral. Keduanya menyumbang hingga 26% dari total ekspor. Ketergantungan ke sektor komoditas berisiko pada fluktuasi harga global, yang bisa berujung pada penggerusan nilai ekspor yang dalam.

Nilai ekspor berdasarkan jenis komoditas.
Nilai ekspor berdasarkan jenis komoditas.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News



TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

×